Ibrani 11:1 - "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."
Dalam perjalanan hidup kekristenan kita, badai kehidupan tidak bisa dihindari. Masalah finansial, penyakit, konflik keluarga, atau kebimbangan masa depan seringkali datang seperti gelombang besar yang siap menenggelamkan perahu kehidupan kita. Di saat-saat seperti itulah, iman kita diuji.
Banyak dari kita merasa iman kita terlalu kecil untuk menghadapi masalah yang besar. Namun, Yesus berkata dalam Matius 17:20 bahwa jika kita memiliki iman sebesar biji sesawi saja, kita dapat memindahkan gunung! Tuhan tidak menuntut kita memiliki iman yang sempurna tanpa keraguan sama sekali, melainkan iman yang melekat teguh pada Pribadi yang tepat: Yesus Kristus.
Iman bukanlah meniadakan kenyataan bahwa masalah itu ada, melainkan memandang kepada Tuhan yang lebih besar dari masalah tersebut. Seperti Petrus yang berjalan di atas air, selama matanya tertuju kepada Yesus, ia bisa berjalan di atas badai. Tetapi saat ia mulai melihat ke arah angin dan ombak, ia mulai tenggelam.
Renungan Pribadi:
Apa "gunung" atau "badai" yang sedang Anda hadapi saat ini? Apakah fokus Anda lebih banyak tertuju pada besarnya masalah, atau pada kebesaran Tuhan yang menyertai Anda?
Mari Berdoa:
"Bapa Surgawi, ketika keraguan mulai menyerang pikiranku dan masalah di depanku tampak seperti gunung yang tak tertembus, ingatkan aku akan kesetiaan-Mu. Ampuni aku jika aku seringkali lebih fokus pada ketakutanku daripada kuasa-Mu. Tambahkanlah imanku, Tuhan. Mampukan aku untuk terus melangkah dengan percaya bahwa Engkau memegang kendali penuh atas hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin."